Keep smiling keep shining
Knowing you can always count on me
For sure .. that’s what friend are for
In good times and bad times
I’ll be on your side forever more
That’s what friend are for ...
kirim karya kawan-kawan di tata.sugandhi@gmail.com
Knowing you can always count on me
For sure .. that’s what friend are for
In good times and bad times
I’ll be on your side forever more
That’s what friend are for ...
kirim karya kawan-kawan di tata.sugandhi@gmail.com
Jumat, 02 Maret 2012
Selasa, 28 Februari 2012
Senin, 06 Februari 2012
Kasih sayang
Nama : Lila Adi Juliana
Komunitas : Sanggar Bintang
Kelas : 2 SD
Kasih sayang adalah saling menyayangi, seperti kamu menyayangi orang lain. Maka orang lain akan menyayangimu dan hidupmu akan bahagia. Seperti kamu menyiapkan makan pagi dalam keluarga dan ibumu dan ayahmu akan menyayangimu dan aku harus kasih sayang kepadanya. Karena mereka merawatku dari kecil sampai sekarang aku bisa sekolah.
Kitapun harus menghormati dan kitapun harus menyayangi lingkungan maka kalau kita tidak menyayangi hutan gundul, maka akibatnya akan banjir dan jika hutan gundul maka akan panas. Dan kita sama orang lain tidak boleh omong kasar jika kamu omong kasar maka hidupmu tidak tenang dan kamu akan dibenci orang lain.
Komunitas : Sanggar Bintang
Kelas : 2 SD
Kasih sayang adalah saling menyayangi, seperti kamu menyayangi orang lain. Maka orang lain akan menyayangimu dan hidupmu akan bahagia. Seperti kamu menyiapkan makan pagi dalam keluarga dan ibumu dan ayahmu akan menyayangimu dan aku harus kasih sayang kepadanya. Karena mereka merawatku dari kecil sampai sekarang aku bisa sekolah.
Kitapun harus menghormati dan kitapun harus menyayangi lingkungan maka kalau kita tidak menyayangi hutan gundul, maka akibatnya akan banjir dan jika hutan gundul maka akan panas. Dan kita sama orang lain tidak boleh omong kasar jika kamu omong kasar maka hidupmu tidak tenang dan kamu akan dibenci orang lain.
Anjingku
Nama : Bernad
Tempat lahir : Rs Maria Lampung
Tgl lahir : 15 Mei, 2001
Kelas : V
SD : Marsudirini boro
Komunitas Jogoluhur
Anjingku adalah hewan kesayanganku. Ia mau bermain denganku dan ia suka tidur seharian.
Ia suka bertengkar dengan kawan anjingnnya. Sampai teman anjingnya luka-luka aku lalu memisahkannya. Ia makan 3 x sehari, lalu ia setelah bermain ia kumandikan, bersama ayahku soalnya.
Kalau kena air langsung lari setelah mandi kuhanduki sampai kering lalu ia masuk rumahku lalu kuajak bermain bola di dalam rumah lalu ia kudiamkan saja, lalu ia kuberi makan, yang anjingku senangi, lalu ia BAB langsung bermain yang kotor, lalu ia kumarahi langsung ia keluar.
Ia sering tidur dan makan dan bermain bola. Anjingku adalah hewan peliharaanku yang kusayangi. Anjingku adalah hewan yang kusenangi aku bangga dengan anjingku.
Tempat lahir : Rs Maria Lampung
Tgl lahir : 15 Mei, 2001
Kelas : V
SD : Marsudirini boro
Komunitas Jogoluhur
Anjingku adalah hewan kesayanganku. Ia mau bermain denganku dan ia suka tidur seharian.
Ia suka bertengkar dengan kawan anjingnnya. Sampai teman anjingnya luka-luka aku lalu memisahkannya. Ia makan 3 x sehari, lalu ia setelah bermain ia kumandikan, bersama ayahku soalnya.
Kalau kena air langsung lari setelah mandi kuhanduki sampai kering lalu ia masuk rumahku lalu kuajak bermain bola di dalam rumah lalu ia kudiamkan saja, lalu ia kuberi makan, yang anjingku senangi, lalu ia BAB langsung bermain yang kotor, lalu ia kumarahi langsung ia keluar.
Ia sering tidur dan makan dan bermain bola. Anjingku adalah hewan peliharaanku yang kusayangi. Anjingku adalah hewan yang kusenangi aku bangga dengan anjingku.
Sekolah Sepak Bola
Aku ingin menjadi pemain sepak bola yang juga sepak bola yang sangat bagus. Aku mau masuk ( SSB ) Sekolah Sepak Bola terkenal kaya Ugik Sugianti pemain Persiba yang terkenal bertanding ke Solo untuk bertanding bersama musuh-musuh Persiba di sana. Persiba bertanding dengan Persidafon Persiba menang Persiba masuk liga ISL Persiba melawan musuh-musuh yang sangat berat Persiba pun mengalahkannya taktik dari Ugik dan Fortu Udo dia berdua menendang dengan tehnik mereka bisa membobol gawang lawan hingga Persiba menang 2-1. Persiba 2 dan Persidafon 1 hingga menjadi juara terkenal ke seluruh kota di Indonesia dan piala yang diarak bersama Ugik dan Fortu Udo dan pemain lainnya mendapat sepatu bola yang emas dan uang yang didapat Persiba dipakai untuk bikin stadion di Pacar mau dikasih lampu yang sangat besar untuk menerangi kalau lagi bertanding di stadion Pacar. Pacar sekarang lebih jauh bagus dari pada yang dulu penonton pun nyaman kalau stadion Pacar dibikin bagus dan lapangan pun nyaman untik bertanding. Dan lebih bagus dari stadion manapun Persiba jadi pemenang juara selalu menang Persiba aku selalu mendukungmu Persiba Bantul yang kucinta walaupun kau Persiba kalah aku selalu mendukungmu kaulah yang paling ku sukai. Apalagi kipermu Persiba Wahyu Trinugraha yang sangat bagus bisa menahan bola yang kencang sekali tapi bisa ditahan oleh Wahyu Trinugraha dan Wahyutantro membobol gawang Persela Lamongan 1-0 Persiba mendapat 1 dan Persela 0. Persiba jadi juara ISSL.
Nama : Erlangga Bayu Saputra
Kelas : 3 SD
Komunitas : Sanggar Saraswati
Nama : Erlangga Bayu Saputra
Kelas : 3 SD
Komunitas : Sanggar Saraswati
Kucing miauww
Nama : Ade
Alamat : Jogobayan, Banjararum, kalibawang, Kulon progo, DIY
Komunitas Jogoluhur
Hewan kesayanganku adalah kucing. Aku suka kucing karena bulunya lembut sekali, dan aku juga suka warnya yang indah, dan giginya yang sangat putih sekali. Kucingku berjenis kelamin betina. Nama kucingku si manis dan ia masih kecil.
Makanan kesukaan kucingku ikan mentah. Suatu hari kucingku ada yang meninggal. Aku punya kucing, kucingku pernah bertengkar. Kucing yang lainnya dan kucingku pernah jatuh dari pohon. Tapi tidak mati, dan pernah memanjat genteng. Aku pernah bermain dengan kucingku. Aku pernah tidur dengan kucingku.
Kucingku pernah ada yang hilang dan tidak ketemu, suatu hari aku pernah menemukan kucing yang lain. Aku pernah memandikan kucing. Tapi aku tidak suka anjing.
Alamat : Jogobayan, Banjararum, kalibawang, Kulon progo, DIY
Komunitas Jogoluhur
Hewan kesayanganku adalah kucing. Aku suka kucing karena bulunya lembut sekali, dan aku juga suka warnya yang indah, dan giginya yang sangat putih sekali. Kucingku berjenis kelamin betina. Nama kucingku si manis dan ia masih kecil.
Makanan kesukaan kucingku ikan mentah. Suatu hari kucingku ada yang meninggal. Aku punya kucing, kucingku pernah bertengkar. Kucing yang lainnya dan kucingku pernah jatuh dari pohon. Tapi tidak mati, dan pernah memanjat genteng. Aku pernah bermain dengan kucingku. Aku pernah tidur dengan kucingku.
Kucingku pernah ada yang hilang dan tidak ketemu, suatu hari aku pernah menemukan kucing yang lain. Aku pernah memandikan kucing. Tapi aku tidak suka anjing.
Main sepakbola ok!
Namaku Nanda Surya Pratama biasa dipanggil Nanda umurku 9 tahun. Aku bersekolah di SD N 1 Sedayu. Aku duduk di bangku kelas 3. Saya tinggal di Sundi Kidul. Cita-citaku ingin menjadi pemain sepak bola. Aku ingin menjadi striker andalan. Setiap hari aku berlatih sepak bola di halaman rumahku. Aku berlatih dengan teman-teman namanya adalah Andy, Aldy, Uut, mas Rian, Tanto, dan Raka.
Salah satu temanku bergabung dengan sekolah sepak bola (SSB) yaitu Raka. Setiap hari aku selalu diajari oleh Raka. Kami terus berlatih agar menjadi yang terbaik. Suatu hari aku dan teman-temanku pernah menjadi juara 1 sepak bola antara desa. Kami bertanding melawan desa Senowo. Pada babak pertama kami kalah dengan skor 1-2, babak ke dua sudah berjalan. Kami berjuang berat akhirnya kami menang dengan skor 3-2. 2 gol dicetak oleh aku dan Raka, pada babak pertama yang mencetak adalah mas Rian.
Di sekolah aku menceritakan pada teman-temanku. Hari Senin kelas 3 kedatangan murid baru yang bernama Yoga. Yoga memang jago bermain sepak bola. Seiring hari bergantian, tepatnya di hari Sabtu. Aku dan teman-teman berolahraga sepak bola. Aku menjadi kipper / penjaga gawang. Pada babak pertama, aku dan kelompokku kalah, aku kebobolan 2. Aku dan kelompokku kalah dengan skor 1-2. Satu gol kelompokku dicetak oleh Faiz, 2 gol pada lawanku dicetak oleh Agus dan Lutfi.
Babak kedua sudah berjalan, aku lalu digantikan oleh Catur. Aku pun masuk menggantikan Faiz. Aku dan kelompokku berjuang berat, akhirnya aku berhasil mencetak 2 gol. Akhirnya kelompokku menang dengan skor 3-2. Pada hari Minggu aku belajar di sanggar Bintang tepatnya di rumah ibu Nur. Sebelum sanggar dibuka mas Denis memimpin doa. Di sana mas Denis bertanya kali ini kita akan membahas cita-cita. Lalu mas Denis bertanya kepada aku: apa cita-cita kamu Nanda?? Akupun menjawab aku ingin menjadi pemain sepak bola. Mas Denis bertanya kepada semua: Jika ingin cita-cita tercapai kalian harus giat belajar. Tak lama sanggar pun ditutup. Aku pun pulang.
Pada jam 7 malam aku melihat acara sepak bola di tv, antara Persiba Bantul melawan Persiraja Banda Aceh, pada babak pertama hasil imbang 0-0, pada babak kedua Persiba berhasil mencetak gol. Akhinya Persiba menang dengan skor 1-0. Persiba menjadi juara 1. Akupun berpikir jika ingin cita-cita tercapai aku harus belajar. Aku pun lalu belajar agar cita-citaku tercapai. Jika aku besar nanti aku akan menjadi pemain sepak bola terkenal dengan klub Persiba Bantul. Itulah cita-citaku jika aku besar nanti.
Nama : Nanda Surya Pratama Kelas : 3 SD N 1 Sedayu
Komunitas Sanggar Bintang
Salah satu temanku bergabung dengan sekolah sepak bola (SSB) yaitu Raka. Setiap hari aku selalu diajari oleh Raka. Kami terus berlatih agar menjadi yang terbaik. Suatu hari aku dan teman-temanku pernah menjadi juara 1 sepak bola antara desa. Kami bertanding melawan desa Senowo. Pada babak pertama kami kalah dengan skor 1-2, babak ke dua sudah berjalan. Kami berjuang berat akhirnya kami menang dengan skor 3-2. 2 gol dicetak oleh aku dan Raka, pada babak pertama yang mencetak adalah mas Rian.
Di sekolah aku menceritakan pada teman-temanku. Hari Senin kelas 3 kedatangan murid baru yang bernama Yoga. Yoga memang jago bermain sepak bola. Seiring hari bergantian, tepatnya di hari Sabtu. Aku dan teman-teman berolahraga sepak bola. Aku menjadi kipper / penjaga gawang. Pada babak pertama, aku dan kelompokku kalah, aku kebobolan 2. Aku dan kelompokku kalah dengan skor 1-2. Satu gol kelompokku dicetak oleh Faiz, 2 gol pada lawanku dicetak oleh Agus dan Lutfi.
Babak kedua sudah berjalan, aku lalu digantikan oleh Catur. Aku pun masuk menggantikan Faiz. Aku dan kelompokku berjuang berat, akhirnya aku berhasil mencetak 2 gol. Akhirnya kelompokku menang dengan skor 3-2. Pada hari Minggu aku belajar di sanggar Bintang tepatnya di rumah ibu Nur. Sebelum sanggar dibuka mas Denis memimpin doa. Di sana mas Denis bertanya kali ini kita akan membahas cita-cita. Lalu mas Denis bertanya kepada aku: apa cita-cita kamu Nanda?? Akupun menjawab aku ingin menjadi pemain sepak bola. Mas Denis bertanya kepada semua: Jika ingin cita-cita tercapai kalian harus giat belajar. Tak lama sanggar pun ditutup. Aku pun pulang.
Pada jam 7 malam aku melihat acara sepak bola di tv, antara Persiba Bantul melawan Persiraja Banda Aceh, pada babak pertama hasil imbang 0-0, pada babak kedua Persiba berhasil mencetak gol. Akhinya Persiba menang dengan skor 1-0. Persiba menjadi juara 1. Akupun berpikir jika ingin cita-cita tercapai aku harus belajar. Aku pun lalu belajar agar cita-citaku tercapai. Jika aku besar nanti aku akan menjadi pemain sepak bola terkenal dengan klub Persiba Bantul. Itulah cita-citaku jika aku besar nanti.
Nama : Nanda Surya Pratama Kelas : 3 SD N 1 Sedayu
Komunitas Sanggar Bintang
Sapiku
Nama : Paolo Miki Alam I
Alamat : Jogobayan
Kelas : V
Sanggar : Jogoluhur
Tanggal lahir : 5 februari 2000
Sapiku adalah segala nya bagiku setiap dia kurawat bagaikan diriku sendiri setiap hari kuraway setiap hari. Ku beri makan satu hari sekali aku selalu merawat hewan-hewan peliharaanku. Sapiku sekarang engkau selalu bertambah dulu dari 1 ampai sekarang menjadi2 sapi.
Ku beri minum sapiku setiap hari. Rahasianya kuberi minum, ku tambah, ku tambah penyehar sapi supaya sapi-sapiku cepat besar.
Pada suatu hari sapiku sedang sakit aku sangat sedih sekali lalu saya panggil dokter hewan lalu sapiku disuntik, lalu beberapa hari kemudian sapi ku sembuh. Hingga sekarang aku masih senag.
Seminggu sekali aku membersihkan kandangnya aku membersihkan menggunakan sekpo atau cangkul kubersihkan supaya kandang sapi tampak bersih dan rapi. Dan 1 bulan sekali sapiku kumandikan supaya tampak bersih dan tidak mudah sakit kubersihkan sapiku disungai dekat rumah ku aku memandikan sapiku bersama ayahku dan setelah pulang dari sungai sapiku. Kujemur dibawah terik matahari supaya kulitnya cepat kering sapiku kumasukkan kedalam kandang lagi.
Alamat : Jogobayan
Kelas : V
Sanggar : Jogoluhur
Tanggal lahir : 5 februari 2000
Sapiku adalah segala nya bagiku setiap dia kurawat bagaikan diriku sendiri setiap hari kuraway setiap hari. Ku beri makan satu hari sekali aku selalu merawat hewan-hewan peliharaanku. Sapiku sekarang engkau selalu bertambah dulu dari 1 ampai sekarang menjadi2 sapi.
Ku beri minum sapiku setiap hari. Rahasianya kuberi minum, ku tambah, ku tambah penyehar sapi supaya sapi-sapiku cepat besar.
Pada suatu hari sapiku sedang sakit aku sangat sedih sekali lalu saya panggil dokter hewan lalu sapiku disuntik, lalu beberapa hari kemudian sapi ku sembuh. Hingga sekarang aku masih senag.
Seminggu sekali aku membersihkan kandangnya aku membersihkan menggunakan sekpo atau cangkul kubersihkan supaya kandang sapi tampak bersih dan rapi. Dan 1 bulan sekali sapiku kumandikan supaya tampak bersih dan tidak mudah sakit kubersihkan sapiku disungai dekat rumah ku aku memandikan sapiku bersama ayahku dan setelah pulang dari sungai sapiku. Kujemur dibawah terik matahari supaya kulitnya cepat kering sapiku kumasukkan kedalam kandang lagi.
Boneka Kesayanganku
Nama : Abel
Kelas : 2 SD N Dekso
Komunitas : Jogoluhur
Dirumah saya mempunyai boneka yang indah, aku namakan katak. Aku suka bermain sama dia, lucu sekali aku suka sekali. Dimalam hari aku tidur yang nyenyak sekali sama boneka yang aku suka. Pada siang hari, aku bermain boneka bersama teman-teman, saya senang sekali bermain bersama teman.
Suatu hari aku senang sekali saat siang hari itu. Aku juga suka sore hari, aku juga suka sore hari, aku juga bermain boneka. Aku suka brmain boneka setiap hari aku gak bosan. Aku juga tidak bosan terus bermain boneka katak. Aku juga udah punya boneka baru lagi, aku suka sekali. Aku namakan si kemut, aku senang sekali
Teman aku punya boneka yang imut. Si kemut aku juga senang sekali, namun aku bermain boneka bersama teman-teman. Aku dan temanku siang. Setiap aku bangun pagi aku bermain boneka. Setiap pagi, siang, sore dan malam aku bermain boneka.
Aku senang bermain boneka katak dan si kemut. Aku juga suka pada siang hari itu aku bermain boneka bersama teman-teman. Aku suka sekali aku bermain boneka yang lucu. Aku juga suka sama si katak dan si kemut. Aku juga suka pas itu aku bermain boneka sendiri. Aku suka sekali pas aku bermain boneka.
Aku juga suka bermain boneka yang lucu sendirian katak dan si Kemut.
Kelas : 2 SD N Dekso
Komunitas : Jogoluhur
Dirumah saya mempunyai boneka yang indah, aku namakan katak. Aku suka bermain sama dia, lucu sekali aku suka sekali. Dimalam hari aku tidur yang nyenyak sekali sama boneka yang aku suka. Pada siang hari, aku bermain boneka bersama teman-teman, saya senang sekali bermain bersama teman.
Suatu hari aku senang sekali saat siang hari itu. Aku juga suka sore hari, aku juga suka sore hari, aku juga bermain boneka. Aku suka brmain boneka setiap hari aku gak bosan. Aku juga tidak bosan terus bermain boneka katak. Aku juga udah punya boneka baru lagi, aku suka sekali. Aku namakan si kemut, aku senang sekali
Teman aku punya boneka yang imut. Si kemut aku juga senang sekali, namun aku bermain boneka bersama teman-teman. Aku dan temanku siang. Setiap aku bangun pagi aku bermain boneka. Setiap pagi, siang, sore dan malam aku bermain boneka.
Aku senang bermain boneka katak dan si kemut. Aku juga suka pada siang hari itu aku bermain boneka bersama teman-teman. Aku suka sekali aku bermain boneka yang lucu. Aku juga suka sama si katak dan si kemut. Aku juga suka pas itu aku bermain boneka sendiri. Aku suka sekali pas aku bermain boneka.
Aku juga suka bermain boneka yang lucu sendirian katak dan si Kemut.
PSPI
(Persatuan sepak bola Putri)
(Oleh : Suriaina Pawitama)
Garuda didadaku
Garuda kebanggaanku
Kuyakin hari ini pasti menang
“I’in, ayo buruan kita berangkat, Nanti kalau kita telat gimana. Cepetan deh jangan nyanyi mulu !!!...” ujar Siwi sahabat dekatku.” Iyaa, iyaa.. bentar aku ambil sepeda dulu,” jawabku pada Siwi.
“Siang anak-anak, hari ini kita mau mengadakan seleksi pemain sepak bola putri, yang nantinya akan diikutsertakan dalam pertandingan sepak bola putri antar kecamatan. “ ucap Mr. Slamet pelatih kami. Setelah mendengarkan penjelasan dan pengarahan dari Mr, kami langsung mengambil posisi untuk pemanasan terlebih dahulu. Pemanasan dipimpin oleh Mr.Slamet.
Pemanasan selesai, kami semua dibagi menjadi regu A dan rgu B. Aku dipilih Mr.Slamet sebagai captain di regu A. “I’in, heading. Ayo kontrol bolanya. Giring ke gawang lawan. Yang lain naik, kawal I’in, Ayo.. ayo… semangat. Back maju hadang I’in,“ teriak Mr.Slamet mengarahkan kami semua.
“Ok, latihan kalian hari ini bagus. Sekarang Mr. akan menyebut nama kalian yang akan ikut dalam pertandingan itu. Bagi yang namanya tidak terpanggil atau tidak tersebut, jangan berkecil hati, bukannya kalian jelek dalam bermainnya hanya mungkin di lain kesempatan kalian bisa terpilih, “ucap Mr. kepada kami smua. Hatiku brdebar-debar, aku takut jika aku tidak terpilih. Aku ingin sekali bisa ikut dalam pertandingan itu. Kemudian nama kami dipanggil satu persatu dan langsung menempatkannya dalam posisi. Aku menunggu-nunggu kenapa namaku belum juga dipanggil, jantungku semakin juga berdebar kencang, tak karuan rasanya.
“I’in, kamu maju sebagai STRIKER“ wah, aku terkejut senang rasanya tidak percaya. Kupikir nanti aku tidak akan terpilih untuk ikut bertanding, ternyata, senang sekali hatiku rasanya. Siwi pun juga ikut dalam pertandingan itu. Aku senang banget aku bisa terpilih untuk ikut serta bermain dalam pertandingan itu. Sahabatku juga ikut berperan untuk berjuang di dalam lapangan nanti. Huft lega rasanya.
Aku tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Aku akan berlatih dengan giat. Saat di pertandingan nanti aku ingin mencatatkan namaku di papan skor dengan nama paling banyak. Dalam kompetisi nanti harus aku gunakan dengan sebaik-baiknya. Aku harus bisa. Mungkin selama ini banyak orang berpikir, jika yang bisanya main bola itu cuma laki-laki saja. Tapi sebenarnya tidak, perempuan juga bisa bermain sepak bola. Akan kutunjukkan bahwa kami kaum hawa juga bisa melakukan apa yang bisa dilakukan oleh para adam. Aku ingin menjadi yang terbaik dari yang terbaik. Dunia akan kutunjukkan kepadamu kalau persepakbolaan putri juga bisa menunjukan kebolehannya. Itu janjiku pada kalian.
(Oleh : Suriaina Pawitama)
Garuda didadaku
Garuda kebanggaanku
Kuyakin hari ini pasti menang
“I’in, ayo buruan kita berangkat, Nanti kalau kita telat gimana. Cepetan deh jangan nyanyi mulu !!!...” ujar Siwi sahabat dekatku.” Iyaa, iyaa.. bentar aku ambil sepeda dulu,” jawabku pada Siwi.
“Siang anak-anak, hari ini kita mau mengadakan seleksi pemain sepak bola putri, yang nantinya akan diikutsertakan dalam pertandingan sepak bola putri antar kecamatan. “ ucap Mr. Slamet pelatih kami. Setelah mendengarkan penjelasan dan pengarahan dari Mr, kami langsung mengambil posisi untuk pemanasan terlebih dahulu. Pemanasan dipimpin oleh Mr.Slamet.
Pemanasan selesai, kami semua dibagi menjadi regu A dan rgu B. Aku dipilih Mr.Slamet sebagai captain di regu A. “I’in, heading. Ayo kontrol bolanya. Giring ke gawang lawan. Yang lain naik, kawal I’in, Ayo.. ayo… semangat. Back maju hadang I’in,“ teriak Mr.Slamet mengarahkan kami semua.
“Ok, latihan kalian hari ini bagus. Sekarang Mr. akan menyebut nama kalian yang akan ikut dalam pertandingan itu. Bagi yang namanya tidak terpanggil atau tidak tersebut, jangan berkecil hati, bukannya kalian jelek dalam bermainnya hanya mungkin di lain kesempatan kalian bisa terpilih, “ucap Mr. kepada kami smua. Hatiku brdebar-debar, aku takut jika aku tidak terpilih. Aku ingin sekali bisa ikut dalam pertandingan itu. Kemudian nama kami dipanggil satu persatu dan langsung menempatkannya dalam posisi. Aku menunggu-nunggu kenapa namaku belum juga dipanggil, jantungku semakin juga berdebar kencang, tak karuan rasanya.
“I’in, kamu maju sebagai STRIKER“ wah, aku terkejut senang rasanya tidak percaya. Kupikir nanti aku tidak akan terpilih untuk ikut bertanding, ternyata, senang sekali hatiku rasanya. Siwi pun juga ikut dalam pertandingan itu. Aku senang banget aku bisa terpilih untuk ikut serta bermain dalam pertandingan itu. Sahabatku juga ikut berperan untuk berjuang di dalam lapangan nanti. Huft lega rasanya.
Aku tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Aku akan berlatih dengan giat. Saat di pertandingan nanti aku ingin mencatatkan namaku di papan skor dengan nama paling banyak. Dalam kompetisi nanti harus aku gunakan dengan sebaik-baiknya. Aku harus bisa. Mungkin selama ini banyak orang berpikir, jika yang bisanya main bola itu cuma laki-laki saja. Tapi sebenarnya tidak, perempuan juga bisa bermain sepak bola. Akan kutunjukkan bahwa kami kaum hawa juga bisa melakukan apa yang bisa dilakukan oleh para adam. Aku ingin menjadi yang terbaik dari yang terbaik. Dunia akan kutunjukkan kepadamu kalau persepakbolaan putri juga bisa menunjukan kebolehannya. Itu janjiku pada kalian.
Hidup Guru!
Nama : Ema Dwi Camyani
Kelas : 2
Alamat : Semampir
Aku bercita-cita menjadi guru, guru adalah seorang yang mengajariku ilmu-ilmu yang berguna, guru adalah seorang yang menggantikan orang tua di sekolah karena guru pekerjaan mulia, senang menjadi guru bisa berbagi ilmu kepada orang lain, guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, pengabdiannya sangat besar, karena guru aku bisa menjadi pintar, bisa membaca, bisa menulis, bisa berhitung itu semua karena guru, tidak semua orang bisa menjadi guru, ayah dan ibu sangat senang melihat cita-citaku. Cita-cita yang bagus harus aku wujudkan cita-citaku karena itu aku harus rajin belajar untuk mewujudkan cita-citaku semoga cita-citaku bisa terwujud, guru adalah seorang yang mengajari murid-murid di sekolah.
Masa depan adalah dimana aku besar dan menjadi orang tua, karena cita-cita menjadi guru adalah masa depanku. Aku senang sekali berbagi ilmu dengan orang-orang yang belum tahu bila di rumah aku pun senang belajar aku juga suka bermain sekolah-sekolahan pengabdiannya seorang guru kita hormati belajar segala hal dengan guru. Banyak anak yang belum bisa menulis, belum bisa membaca sekarang pun bisa membaca, bisa menulis. Banyak orang yang tidak suka dengan guru, padahal jasa-jasanya sangat besar bila tidak ada guru kita pun tidak akan pandai. Itulah cita-citaku.
Kelas : 2
Alamat : Semampir
Aku bercita-cita menjadi guru, guru adalah seorang yang mengajariku ilmu-ilmu yang berguna, guru adalah seorang yang menggantikan orang tua di sekolah karena guru pekerjaan mulia, senang menjadi guru bisa berbagi ilmu kepada orang lain, guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, pengabdiannya sangat besar, karena guru aku bisa menjadi pintar, bisa membaca, bisa menulis, bisa berhitung itu semua karena guru, tidak semua orang bisa menjadi guru, ayah dan ibu sangat senang melihat cita-citaku. Cita-cita yang bagus harus aku wujudkan cita-citaku karena itu aku harus rajin belajar untuk mewujudkan cita-citaku semoga cita-citaku bisa terwujud, guru adalah seorang yang mengajari murid-murid di sekolah.
Masa depan adalah dimana aku besar dan menjadi orang tua, karena cita-cita menjadi guru adalah masa depanku. Aku senang sekali berbagi ilmu dengan orang-orang yang belum tahu bila di rumah aku pun senang belajar aku juga suka bermain sekolah-sekolahan pengabdiannya seorang guru kita hormati belajar segala hal dengan guru. Banyak anak yang belum bisa menulis, belum bisa membaca sekarang pun bisa membaca, bisa menulis. Banyak orang yang tidak suka dengan guru, padahal jasa-jasanya sangat besar bila tidak ada guru kita pun tidak akan pandai. Itulah cita-citaku.
Kehidupanku
Nama : Dwi Khotiyah
Umur : 15 tahun
Alamat : Demangan Argodadi Sedayu Bantul
Komunitas : ANDESDE
Hidup merupakan anugerah terindah dari TUHAN. Kita hidup mempunyai misi dan tujuan untuk kelangsungan masa depan kita. Masa berarti waktu dan masa depan berarti waktu kedepannya yang akan dijalani. Masa depan biasanya dijadikan motivasi dalam hidup kita. Begitupun denganku, aku berasal dari keluarga sederhana. Ayahku bekerja sebagai kondektur bus, dan ibuku bekerja sebagai buruh memasak catering. aku juga mempunyai seorang adik laki-laki yang sekarang duduk di bangku sekolah kelas 3 SD, sedangkan aku baru saja menamatkan jenjang pendidikan di tingkat SMP. Aku lulus dari SMP N 2 Sedayu dengan nilai yang memuaskan. Hasil dari ujian pun tidak mengecewakan orang tua dan sebanding dengan jerih payahku selama ini, tiap hari banting tulang, sampai peluh dari tubuhku bercucuran deras bagaikan air terjun Niagara. Aku mendapatkan peringkat 2 se-sekolahku dengan NEM : 34,40.
Semasa aku sekolah di bangku SMP aku sudah mulai menabung lebih giat untuk masa depanku sesuai pepatah sedikit demi sedikit lama-lama akan menjadi bukit yang artinya menabung dengan uang sedikit lama-lama akan terkumpul banyak dan bisa untuk masa depanku. Akupun sering mengikuti berbagai lomba seperti debat ilmu kesehatan di Bantul. Debat masalah-masalah sosial di SMP 1 Jetis, tebak cepat koperasi di Universitas PGRI, cerdas cermat agama se-kecamatan sedayu, debat IPS, lomba membuat cerpen narkoba, lomba menari dan masih banyak lagi. Semua itu aku jadikan pengalaman serta bekal hidupku untuk masa depanku.
Hobiku memang membaca dan menulis serta cita-citaku adalah ingin menjadi dokter, dan membanggakan semua orang yang aku sayangi. Hobi dan cita-citaku menjadi tongkat untuk menuntunku menuju masa depan yang bergemerlap. Aku sudah diterima di SMA 1 Sedayu Akselerasi yaitu sekolah percepatan menjadi 2 tahun lulus. Alhamdulilah setelah tes akademis, tes psikologis dan tes wawancara aku diterima dan sekarang sedang mendaftarkan melalui jalur undangan untuk mendapatkan beasiswa. Jika aku mendapatkan beasiswa berarti aku meringankan beban orang tua dan aku membanggakan orangtua. Aku ingin setelah lulus SMA kelak ingin meneruskan kuliah di UGM fakultas kedokteran. Jika masa depanku telah kuraih, aku ingin membantu anak-anak yatim piatu dan orang-orang yang butuh uluran tanganku.
Dalam kehidupan sehari-hari aku sering membantu orang tua seperti memasak menyapu lantai dan halaman, mencuci piring, mencuci baju dan lain-lainnya. Semenjak aku lulus dari SMP N 2 Sedayu aku libur panjang kira-kira sudah 1 bulan lebih. Liburan ini aku isi dengan hobiku yaitu membaca dan menulis. Kadang-kadang aku suka membaca majalah, komik, buku pelajaran sekolah yang diberikan oleh bapak ibu guru untuk dipelajari, dan kadang-kadang aku isi dengan menulis cerpen, pengalamanku di buku diariku dan lain-lain.
Aku sadar hidup ini banyak manfaatnya dan menguntungkan bagi aku dan semua orang jika hari-harinya diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi kita semua. Ini adalah kehidupan yang nyata dan hidup mati sama masa depan kita sudah ada yang mengaturnya. Kita wajib mengisi masa depan kita dimulai dari sejak kecil jadi jangan sia-siakan masa-masa sekarang. Masa-masa sekarang kita isi untuk masa depan kita semua. Hidup terasa hampa tanpa masa depan.
Umur : 15 tahun
Alamat : Demangan Argodadi Sedayu Bantul
Komunitas : ANDESDE
Hidup merupakan anugerah terindah dari TUHAN. Kita hidup mempunyai misi dan tujuan untuk kelangsungan masa depan kita. Masa berarti waktu dan masa depan berarti waktu kedepannya yang akan dijalani. Masa depan biasanya dijadikan motivasi dalam hidup kita. Begitupun denganku, aku berasal dari keluarga sederhana. Ayahku bekerja sebagai kondektur bus, dan ibuku bekerja sebagai buruh memasak catering. aku juga mempunyai seorang adik laki-laki yang sekarang duduk di bangku sekolah kelas 3 SD, sedangkan aku baru saja menamatkan jenjang pendidikan di tingkat SMP. Aku lulus dari SMP N 2 Sedayu dengan nilai yang memuaskan. Hasil dari ujian pun tidak mengecewakan orang tua dan sebanding dengan jerih payahku selama ini, tiap hari banting tulang, sampai peluh dari tubuhku bercucuran deras bagaikan air terjun Niagara. Aku mendapatkan peringkat 2 se-sekolahku dengan NEM : 34,40.
Semasa aku sekolah di bangku SMP aku sudah mulai menabung lebih giat untuk masa depanku sesuai pepatah sedikit demi sedikit lama-lama akan menjadi bukit yang artinya menabung dengan uang sedikit lama-lama akan terkumpul banyak dan bisa untuk masa depanku. Akupun sering mengikuti berbagai lomba seperti debat ilmu kesehatan di Bantul. Debat masalah-masalah sosial di SMP 1 Jetis, tebak cepat koperasi di Universitas PGRI, cerdas cermat agama se-kecamatan sedayu, debat IPS, lomba membuat cerpen narkoba, lomba menari dan masih banyak lagi. Semua itu aku jadikan pengalaman serta bekal hidupku untuk masa depanku.
Hobiku memang membaca dan menulis serta cita-citaku adalah ingin menjadi dokter, dan membanggakan semua orang yang aku sayangi. Hobi dan cita-citaku menjadi tongkat untuk menuntunku menuju masa depan yang bergemerlap. Aku sudah diterima di SMA 1 Sedayu Akselerasi yaitu sekolah percepatan menjadi 2 tahun lulus. Alhamdulilah setelah tes akademis, tes psikologis dan tes wawancara aku diterima dan sekarang sedang mendaftarkan melalui jalur undangan untuk mendapatkan beasiswa. Jika aku mendapatkan beasiswa berarti aku meringankan beban orang tua dan aku membanggakan orangtua. Aku ingin setelah lulus SMA kelak ingin meneruskan kuliah di UGM fakultas kedokteran. Jika masa depanku telah kuraih, aku ingin membantu anak-anak yatim piatu dan orang-orang yang butuh uluran tanganku.
Dalam kehidupan sehari-hari aku sering membantu orang tua seperti memasak menyapu lantai dan halaman, mencuci piring, mencuci baju dan lain-lainnya. Semenjak aku lulus dari SMP N 2 Sedayu aku libur panjang kira-kira sudah 1 bulan lebih. Liburan ini aku isi dengan hobiku yaitu membaca dan menulis. Kadang-kadang aku suka membaca majalah, komik, buku pelajaran sekolah yang diberikan oleh bapak ibu guru untuk dipelajari, dan kadang-kadang aku isi dengan menulis cerpen, pengalamanku di buku diariku dan lain-lain.
Aku sadar hidup ini banyak manfaatnya dan menguntungkan bagi aku dan semua orang jika hari-harinya diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi kita semua. Ini adalah kehidupan yang nyata dan hidup mati sama masa depan kita sudah ada yang mengaturnya. Kita wajib mengisi masa depan kita dimulai dari sejak kecil jadi jangan sia-siakan masa-masa sekarang. Masa-masa sekarang kita isi untuk masa depan kita semua. Hidup terasa hampa tanpa masa depan.
Sesuatu tentang aku
Aku hidup dalam keluarga yang miskin. Aku anak pertama dari dua bersaudara, aku mempunyai adik laki-laki dan ayahku bekerja sebagai tukang becak yang berpendapatan yang pas-pasan. Kadang ayahku sehari mendapat uang 15.000 itupun tidak pasti, pernah ayahku hanya mendapat uang 5.000 jadi ibuku terpaksa meminjam uang kepada tetangga karena tidak cukup untuk memenuhi sehari-hari. Ibuku hanya bekerja sebagai pembuat pecis koki. Ibuku gajian 1 bulan sekali hasil itu untuk menambah kekurangan dan untuk membayar sekolah. Aku ingin jika besar nanti ingin membahagiakan kedua orang tuaku dan adik-ku. Kedua orang tuaku ingin jika aku besar nanti bisa mencapai cita-cita dan sukses. Aku bercita-cita sebagai dokter, aku sadar jika menjadi dokter itu bukan hal mudah tetapi aku ingin cita-cita ku tercapai dan dapat membahagiakan kedua orang tuaku. Aku ingin menjadi dokter itu karna, dokter itu selalu menyelamatkan banyak orang. Tanpa dokter orang akan kesusahan. Jika aku dapat mencapai cita-citaku, aku akan bangga dengan diriku sendiri, karena itu harus bisa mencapai cita-cita dan bisa membanggakan desa walaupun menjadi dokter membutuhkan biaya yang banyak tetapi orang tuaku akan berusaha walau terus berhutang bank tetapi orang tuaku walau harus bekerja siang dan malam kalau aku sudah mencapai cita-citaku aku akan membanggakan orang tuaku dan adikku karena sudah membantu untuk mencapai cita-citaku. Dengan hasilku menjadi dokter aku akan menyekolahkan adikku setinggi-tinggi mungkin dan aku tidak akan pernah mengecewakan keluargaku dan aku akan membut masa depan keluargaku menjadi bahagia. Aku ingin keluargaku bahagia karena sebelumnya aku tidak pernah membahagiakan keluargaku terutama orang tuaku dan adikku dengan cara seperti menyekolahkan adikku setinggi-tinggi mungkin dan aku ingin orang tuaku tidak bekerja terlalu keras agar mereka bisa menikmati masa tuanya dengan senang. Dan aku ingin melihat mereka tersenyum lagi.
Nama : Bella Melynda
Sanggar Tunas Budaya
Nama : Bella Melynda
Sanggar Tunas Budaya
Langganan:
Postingan (Atom)









